Aneka Resep Kudapan

Sayur Lodeh, Sup Bersantan khas Jawa

Di mana ada orang Jawa hendak makan, di situ ada sayur lodeh terhidang. Itu bukanlah jargon yang muluk-muluk, karena nyaris tiap orang yang hidup di jawa, terutamanya Jawa Tengah, akan selalu familiar dengan sayur berkuah santan yang meluber-luber ini. Bahkan, salah seorang penyair dari Semarang yang namanya tak begitu terkenal pernah menuliskan sajaknya berlandaskan masakan sarat panenan hasil kebun ini:

[…] seperti kubis dan seikat kacang panjang belum ingin takluk oleh kuah bening sayur lodeh yang ayahmu buat sambil membayangkan lidah ibumu yang lama dimakamkan tanah dan perpisahan, cintanya jauh lebih keras kepala tak mau membusuk meski dikerubung belatung dan binatang-binatang kecil pemangsa daging.

Sajak itu menandai bagaimana suatu masakan tidak sekadar kombinasi bahan baku dan bumbu yang dilesakkan begitu saja ke kuali di atas tungku api. Di balik itu semua, ada nilai-nilai tertentu yang kiranya menjadi penyusun sejarah atau kondisi psikologi antara seseorang dengan masakan sehari-hari yang terkudap dan secara tidak langsung menjadi penanda identitas. Bapak-bapak yang budiman dan Ibu-Ibu yang terlimpahi kasih sayang tak perlu ikut memikirkan kerumitan yang dipikirkan oleh semesta puisi yang dimiliki penyair tak terkenal tersebut.

Yang kita perlu pikirkan sat ini adalah bagaimana caranya agar kita bisa meracik sayur lodeh hingga ia menjadi sajian yang luhur. Dan sajian luhur tentulah menuntut ketepatan bahan dan cara masak yang tidak semata grusa-grusu melainkan penuh perhitungan. Dan jika itu yang bapak-bapak dan ibu-ibu kehendaki, maka saat inilah yang waktu tepat untuk tahu lebih jauh resep bagaimana meracik sayur lodeh hingga ia penuh cita rasa. Bapak Memasak akan menunjukkan jalan ke sana.

Bahan Sayur

  • 1 buah labu siam, kupas, lantas kita potong dadu
  • 1 buah jagung manis, potong-potong
  • 4 ulir kacang panjang, potong ukuran ruas jari orang dewasa
  • 30g-50g daun melinjo muda
  • 50 g buah melinjo
  • 2 buah cabe merah besar, iris serong
  • 1 buah cabe hijau besar, iris serong
  • 1 liter santan sedang
  • 250 ml santan kental
  • 1 lembar tempe semangit

Bumbu

  • 5 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 3 buah cabe merah keriting
  • 2 cm kencur
  • 1 sdt ketumbar
  • 1 sdt terasi goreng
  • 2 sdt garam
  • 1/2 sdm gula aren

Urutan Memasak

  1. Didihkan air bersih kira-kira segayung dalam kuali atau panci. Masukkan lebih dulu, jagung manis dan labu siam. Rebus hingga sayuran lunak. Angkat, buang airnya, intinya, kita olah dulu bahan-bahan keras agar tingkat kelembekannya sama
  2. Tuangkan santan dalam panci berisi sayuran. Masak dengan api sedang hingga mendidih.
  3. Haluskan semua bahan bumbu hingga halus dengan cobek atau belender jika anda tak ingin berjerih payah
  4. Masukkan bumbu ulek halus, kacang panjang, daun melinjo, buah melinjo, cabe merah, dan cabe hijau. Didihkan hingga semua sayuran lunak dan tingkat kelunakannya merata
  5. Tuangkan santan kental, kemudian masak hingga mendidih beberapa saat.
  6. Angkat dan sajikan hangat bersama nasi yang mengepul. Bapak-bapak dan Ibu sekalian bisa menambahkan tempe goreng atau ikan asin layur agar makan siang kalian sempurna.

Jangan lupa kunjungi kanal Youtube Bapak Memasak untuk menemukan lebih banyak resep-resep pilihan

No Comments

Leave a Reply