Bapaklopedia

Berawal Cupcake, Berujung Amerika

tampilan cupcakes penuh hiasan yang muncul pertyama kali di Amerika

Cupcake berawal pada abad ke-19 di Amerika Serikat. Pada awalnya, istilah “cupcake” merujuk pada kue yang diukur bahan-bahannya menggunakan cangkir atau gelas, bukan dengan timbangan. Cupcake modern yang kita kenal hari ini mulai muncul pada awal abad ke-20 bersamaan dengan penggunaan bahan-bahan seperti baking powder sebagai metode mengembangkan adonan.

Untuk tahu lebih banyak tentang kue manis satu ini, kita mesti mesti menyusuri abad ke-19, di mana industri roti dan bakery di Amerika mengalami perkembangan yang signifikan. Beberapa perkembangan utama melibatkan perubahan dalam teknologi, bahan baku, dan gaya hidup masyarakat. Berikut adalah beberapa aspek perkembangan produk bakery di Amerika pada abad ke-19:

  1. Penggunaan Baking Powder:
    • Penggunaan baking powder mulai populer, menggantikan ragi sebagai agen pengembang. Ini membuat proses pembuatan roti menjadi lebih cepat dan mudah.
  2. Perubahan Teknologi Oven:
    • Penggunaan oven yang lebih efisien dan inovatif membantu meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas produk.
  3. Pertumbuhan Pabrik Bakery:
    • Munculnya pabrik bakery besar membawa produksi roti ke skala yang lebih besar dan memungkinkan distribusi ke wilayah yang lebih luas.
  4. Pengenalan Produk Baru:
    • Munculnya berbagai jenis roti dan produk bakery baru, termasuk berbagai jenis kue dan pastry, menggambarkan variasi selera dan permintaan konsumen yang berkembang.
  5. Pertumbuhan Ketenagakerjaan:
    • Pertumbuhan kota-kota besar dan urbanisasi menyebabkan peningkatan permintaan akan produk roti dan kue, memicu pembukaan lebih banyak toko roti dan bakery.
  6. Perubahan dalam Gaya Hidup:
    • Perubahan dalam pola makan dan gaya hidup masyarakat Amerika, terutama di perkotaan, mendorong permintaan akan produk bakery yang praktis dan siap saji.
  7. Pengaruh Imigran:
    • Masuknya imigran Eropa membawa tradisi roti dan pastry mereka sendiri, memperkaya ragam produk bakery yang tersedia di Amerika.

Perkembangan ini menciptakan fondasi bagi industri bakery modern di Amerika dan membentuk kebiasaan konsumsi masyarakat terhadap produk roti dan kue.

Baca juga: Tiga Bintang Michelin untuk Clare Smyth

Temuan dan Pencatatan Munculnya Cupcakes

Istilah “cup cake” muncul kali pertama pada tahun 1828 di buku resep masakan Seventy-five Receipts for Pastry, Cakes, and Sweetmeats karangan Eliza Lezlie. Buku setebal 102 halaman ini dianggap sebagai buku resep yang menampilkan bagaimana cupcakes dibuat dengan bahan-bahan yang kita akrabi sekarang. Dulunya, cupcakes dibuat tidak dengan wadah kertas roti, melainkan diwadahi cangkir porselin atau beberapa orang menggunakan ramekin.

Membicarakan bagaimana cupcake ditemukan, kita tidak bisa meniriskan sejarah yang mencatat nama Amelia Simmon. Dialah sosok yang menerbitkan buku American Cookery. Dalam buku tersebut, meski tidak secara langsung menyebut kata cupcake, Simmon menuliskan resep kue dengan bahan-bahan yang kelak menjadi adonan bahan cupcake.

Buku tersebut terbit pada tahun 1796. Ia dianggap oleh para peneliti sejarah gastronomi sebagai buku resep masakan Amerika pertama ditulis oleh seorang Amerika. Berisi 119 resep beraneka resep hidangan dari pembuka sampai hidangan penutup, dalam buku tersebut Simmon seolah sedang mengawinkan antara gaya masakan Inggris dengan gaya Amerika. Yang menarik lagi, buku Simmon ini dibaca sebagai penanda kemerdekaan Amerika dari kolonisasi Inggris. Sejauh catatan sejarah, sebelum American Cookery terbit, di Amerika yang ada adalah buku-buku resep masakan dari pengarang Britania.

Resep Dasar Pembuatan Cupcakes

Latar belakang dan sejarah cupcake sudah kita kupas, tak afdol rasanya jika kita tidak sekalian tahu apa dan bagaimana cupcake dibuat. Satu hal saja yang mencirikan pembuatan cupcake, adalah kita tidak perlu menakar bahan-bahan seperti tepung, telur, gula dan mentega menggunakan timbangan.

Bahan:

  • 1 1/2 cangkir tepung terigu serba guna
  • 1 1/2 sendok teh bubuk pengembang
  • 1/4 sendok teh garam
  • 1/2 cangkir mentega, suhu ruang
  • 1 cangkir gula pasir
  • 2 butir telur, suhu ruang
  • 2 sendok teh ekstrak vanila
  • 3/4 cangkir susu

Langkah-langkah:

  1. Panaskan oven hingga 175°C. Siapkan loyang cupcake dengan meletakkan kertas cupcake di dalamnya.
  2. Campur tepung terigu, bubuk pengembang, dan garam dalam mangkuk. Sisihkan.
  3. Kocok mentega dan gula hingga lembut dan berwarna ringan. Tambahkan telur satu per satu, kocok setiap tambahan hingga tercampur rata. Tambahkan ekstrak vanila.
  4. Secara bertahap, masukkan campuran tepung ke dalam campuran mentega, bergantian dengan susu. Mulai dan selesaikan dengan campuran tepung.
  5. Bagi adonan ke dalam kertas cupcake, isi setiap cangkir hingga 2/3 penuh.
  6. Panggang di oven yang telah dipanaskan selama 18-20 menit atau hingga tusuk gigi yang dimasukkan ke dalam tengah cupcake keluar bersih.
  7. Dinginkan cupcakes di dalam loyang selama beberapa menit, kemudian pindahkan ke rak pendingin.

Setelah itu, Anda bisa menghias cupcakes sesuai selera. Nikmati cupcakes yang lezat!

No Comments

Leave a Reply